Gus Dur Terima Mahendradatta Award 2010

Bali-gusdur.net. Di hari yang sama ketika 10 ribuan orang mendoakan Gus Dur di Istora senayan, di Denpasar Bali, sebuah acara penghormatan untuk tokoh pluralism dan multikulturalisme ini juga digelar. Penyelenggaranya Universitas Mahendradatta, Minggu (17/01).

Dalama acara Dies Natalisnya ke-47, Universitas tersebut memberikan Mahendradatta Award 2010 kepada Gus Dur. Penghargaan itu diterima langsung Inayah Wulandari Wahid, putri bungsu Gus Dur. Dalam sambutannya Inayah mengatakan bahwa penghargaan itu adalah bukti dan hasil apa yang diperjuangan Gus Dur. Meski Gus Dur tak dapat menerima dan menikmati penghargaan tersebut, Inayah menilai jutru penghargaan itu juga ditujukan untuk keluarga dan pihak lain agar terus memperjuangkan keadilan. “Keadilan memang harus senantiasa ditegakkan. Penghargaan ini akan kami bawa pulang dan ingat sebagai peringatan bagi kami bahwa banyak sekali rekan dan teman yang ingin perjuangan ini selalu diteruskan,”  kata Inayah seperti dikutip Antara News (17/01).

Lebih lanjut, Inayah menyatakan bahwa penghargaan itu bukan hanya pajangan di atas meja, melainkan juga pengingat bahwa perjuangan belum selesai, yakni menghidupkan nilai dan prinsip perjuangan Gus Dur yang mempunyai spirit menyetarakan manusia di mata negara dan hukum.

Rektor Universitas Mahendradatta Sri Gusti Ngurah Arya Wedhakarna menyatakan, Mahendradatta Award adalah penghargaan tertinggi yang diberikan oleh universitas itu terhadap tokoh yang dinilai pantas menerimanya. “Gus Dur tidak jauh beda dengan Soekarno. Karena itu, tidak salah jika rakyat Bali memberikan gelar pahlawan nasional kepada Gus Dur,” katanya di Kuta, Bali, Minggu.

Meski Soekarno dan Gus Dur tokoh pemimpin yang lahir di zaman yang berbeda, keduanya dinilai memiliki pemikiran dan spirit yang sama dalam menegakkan demokrasi di tanah air. “Bagi kami rakyat di Bali, Soekarno dan Gus Dur adalah sosok yang diistilahkan dengan Awatara atau orang pintar yang menjadi penyelamat di bumi,” katanya.

Di bidang akademika, kata Arya, Soekarno dan Gus Dur sama-sama sebagai ilmuwan yang masuk ke dalam deretan orang-orang pandai di dunia. Soekarno mampu mengantongi 24 gelar doktor honoris causa, Gus Dur 10 gelar.

Penghargaan kepada Gus Dur ini sekaligus menjadi penghargaan pertama yang diberikan oleh lembaga pendidikan tinggi bagi Gus Dur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: