Bangunan Jamarat Sangat Megah

MINA, (MCH) Meskipun belum dibuka untuk umum, beberapa orang, termasuk wartawan Media Center Haji, bisa menyelinap masuk ke lokasi melempar jumrah. Projek Jamarat itu belum selesai 100 persen, namun bangunannya sudah kelihatan sangat megah. Apalagi kelak kalau sudah dilengkapi eskalator. Maka projek itu akan sangat modern.

Sebelumnya tempat melempar jumroh hanya satu lantai. Kemudian dikembangkan menjadi dua lantai. Usai musim haji tahun lalu, dibangun lagi menjadi lima lantai. Sekarang tinggal “finishing” beberapa bagian. Namun, jalan untuk melempar jumrah, mulai lantai satu sampai empat sudah selesai seratus persen. Wartawan MCH menghitung, jalan itu 120 langkah.

Projek itu sudah dioperasikan penuh saat mulai melempar jumrah tangal 10 Zulhijah mendatang. Hanya saja, jemaah haji belum bisa merasakan “hight tech” yang akan dipasang di projek senilai SR 4,5 miliar (sekitar Rp 11 triliun). Jemaah haji baru bisa menggunakan tangga. Ada 10 tangga naik dan 12 tangga keluar.

Kelak kalau projek sudah selesai seluruhnya, tangga tersebut hanya berfungsi sebagai tangga darurat. Jemaah melewati eskalator untuk naik ke lantai dua ke atas. Dengan demikian, arus jemaah tidak perlu dibuka tutup. Dengan kapasitas 500.000 sejam, maka dalam enam jam, tiga juta jemaah bisa tuntas melempar jumrah.

Bangunan baru Jamarat melintang di atas jalan lama. Kalau mau melempar di lantai satu jemaah berjalan lurus. Kalau mau di lantai dua bisa lewat jalan layang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: