Ikuti Bush, Terbentur Pintu Marine One

Tidak ada presiden Amerika Serikat (AS) yang sempurna. Demikian juga Barack Obama yang belum satu bulan menjabat presiden ke-44 Negeri Paman Sam tersebut. Meski kebijakannya banyak berseberangan, tingkah laku Obama tidak jauh berbeda dari George W. Bush.

Obamaisms, itulah julukan yang diberikan media AS kepada pemimpin 47 tahun tersebut atas gerak-gerik konyolnya. Daily Mail merekam salah satu gejala Obamaisms itu kemarin (10/2). Tepatnya, saat Obama hendak memasuki helikopter kepresidenan yang dijadwalkan mengantarnya ke pertemuan ekonomi di Balai Kota Indiana.

Sambil melangkah menuju Marine One yang terparkir di halaman Gedung Putih, Obama melambaikan tangan. Tiba-tiba, kepala pria bertinggi badan 185 cm itu terbentur pintu helikopter. Obama sepertinya keliru memperhitungkan tinggi badannya dan pintu helikopter itu. Aw! Refleks, Obama lantas menunduk dan berhasil memasuki helikopter tersebut dengan mulus.

Itu bukan kali pertama presiden AS membentur pintu Marine One. Sebelum Obama, korban pintu helikopter tersebut adalah Bush. Kecelakaan kecil yang menimpa Bush itu terjadi saat tokoh Republik tersebut hendak keluar dari Marine One dalam sebuah kunjungan ke Beijing, Tiongkok, pada 2005.

Dalam pekan pertamanya menjadi presiden, Obama pun sudah menunjukkan kekonyolan sikap. Januari lalu, dia tersesat di Gedung Putih. Presiden kulit hitam pertama AS itu disebut-sebut tidak bisa menemukan kembali jalan menuju Oval Office. Bukannya membuka pintu, dia malah berusaha membuka jendela kaca yang hanya berjarak beberapa meter di sebelah pintu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: